Hidupsehatku22- 6 Makanan yang Tidak Sehat untuk Anak, Wajib dihindari!. Kebahagiaan orang tua kadang begitu sederhana, hanya dengan melihat anak anak lahap makan.demi membuat anak semangat makan, orang tua pasti akan memberikan makanan terbaik untuk anak anak nya.Bukan tanpa sebab, makanan tidak sehat ini berpotensi dapat menyebabkan penyakit pada anak. Apalagi anak-anak masih berada dalam tahap pertumbuhan. Makanan tidak sehat dapat dilihat dari ciri-cirinya seperti warnanya yang terlalu mencolok dan rasanya yang sangat tajam.SahabatQQ
1. Makananan Dengan Banyak Garam.
Asupan pertama yang termasuk ke dalam jenis makanan yang tidak sehat bagi si Kecil adalah makanan dengan banyak garam. Pasalnya, garam tidak baik untuk ginjal seorang anak. Ketika menyiapkan makanan untuk si Kecil, Ibu tidak perlu menambahkan garam.
Beberapa contoh makanan yang tidak butuh tambahan garam yakni antara lain makanan berkaldu, bersaus, sosis, kerupuk, hingga makanan siap saji karena makanan seperti ini biasanya telah mengandung garam.
2. Makanan dan Minuman yang mengandung gula.
Pada dasarnya, anak-anak tidak memerlukan makanan dan minum yang mengandung gula. Hal ini disebabkan oleh keberadaan gula alami yang bisa ditemukan di berbagai jenis makanan mulai dari sayur, buah, hingga nasi.
Sayangnya, senyawa ini sering kali ditambahkan ke dalam makanan yang disangka tidak mengandung gula seperti roti, sup instan, kecap, serta makanan cepat saji. Makanan dengan tambahan gula hanya akan menambah kalori yang dapat berakhir pada gangguan kesehatan seperti anak menjadi hiperaktif, gangguan suasana hati, kegemukan, hingga diabetes.
3. Makanan dengan kandungan lemak juga.
Salah satu jenis makanan yang tidak sehat yakni makanan dengan kandungan lemak jenuh di dalamnya. Beberapa contoh makanan dengan lemak jenuh yang tinggi antara lain keripik, biskuit, dan kue-kue kering.
Salah satu jenis makanan yang tidak sehat yakni makanan dengan kandungan lemak jenuh di dalamnya. Beberapa contoh makanan dengan lemak jenuh yang tinggi antara lain keripik, biskuit, dan kue-kue kering.
Dengan memeriksa label nutrisi pada kemasan produk makanan akan membantu Ibu memilih makanan dengan lemak jenuh yang rendah. Sebaliknya, lemak tidak jenuh wajib menjadi menjadi bagian penting dari makanan si Kecil sehari-hari.
Pasalnya, lemak jenis ini bermanfaat untuk otak, bisa meningkatkan daya ingat, serta memperbaiki suasana hati si Kecil. Adapun makanan yang mengandung lemak tidak jenuh yaitu alpukat, kacang-kacangan, labu, hingga ikan salmon.
4. Selai Kacang.
Makanan tidak sehat untuk anak lainnya adalah selai kacang. Dalam selai kacang terkandung gula dan minyak. Selai kacang atau yang dikenal dengan peanut butter menjadi salah satu makanan yang tidak sehat untuk anak karena dapat menyebabkan obesitas.
5. Makanan yang lengket.
Salah satu makanan tidak sehat untuk anak adalah ragam makanan yang lengket. Makanan jenis ini cenderung mengandung gula berlebih.
Salah satu makanan tidak sehat untuk anak adalah ragam makanan yang lengket. Makanan jenis ini cenderung mengandung gula berlebih.
Nah, itu tadi beberapa informasi terkait makanan yang tidak sehat untuk anak. Jika si Kecil menginginkan camilan, selalu sediakan camilan yang bergizi dengan kandungan karbohidrat, protein, serta asupan gizi seimbang.
Beberapa camilan sehat untuk si Kecil dapat berupa bubur kacang hijau, puding susu, roti gandum selai kacang, atau makaroni panggang yang diolah dan disajikan secara higienis. Cermati pula komposisi bahan dari produk kemasan yang Ibu berikan kepada anak agar si Kecil tidak mengonsumsi gula berlebih.
Bagi anak dengan status gizi berlebih atau obesitas, camilan bisa menjadi sarana untuk mengontrol asupan kalorinya supaya bisa tetap kenyang. Untuk camilan anak dengan obesitas bisa diberikan buah-buahan yang rasanya manis misalnya mangga, jeruk, atau pepaya yang telah dipotong-potong terlebih dahulu.
Beberapa camilan sehat untuk si Kecil dapat berupa bubur kacang hijau, puding susu, roti gandum selai kacang, atau makaroni panggang yang diolah dan disajikan secara higienis. Cermati pula komposisi bahan dari produk kemasan yang Ibu berikan kepada anak agar si Kecil tidak mengonsumsi gula berlebih.
Bagi anak dengan status gizi berlebih atau obesitas, camilan bisa menjadi sarana untuk mengontrol asupan kalorinya supaya bisa tetap kenyang. Untuk camilan anak dengan obesitas bisa diberikan buah-buahan yang rasanya manis misalnya mangga, jeruk, atau pepaya yang telah dipotong-potong terlebih dahulu.
6. Madu.
Madu memang mempunyai banyak khasiat untuk anak. Namun, jika dikonsumsi berlebihan justru akan berbahaya. Madu mengandung bakteri toxic yang belum bisa dilawan oleh sistem imun anak.DominoQQ
0 Comments