Hidupsehatku22- Apakah makanan yang belum 5 menit jatuh aman untuk dimakan?.kepada orang orang yang sukak makanan 5 menit, kamu tidak tahu Ketika menjatuhkan makanan, orang sekitar pasti mendorongmu untuk mengambilnya lagi dan langsung memakannya. Sebab, makanan tersebut belum 5 menit tergeletak di lantai.SahabatQQ
SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya
1. Aturan "belum 5 menit" adalah mitos yang dipercaya banyak orang.
Seperti penjelasan di atas, aturan "belum 5 menit" ini merupakan keyakinan yang disebarkan secara turun-temurun. Jadi, tak perlu diragukan lagi, ini adalah mitos. Terlebih lagi, tidak ada fakta ilmiah yang mendukung kebenarannya.
Beredarnya mitos ini membuat banyak orang merasa aman untuk melakukannya. Studi yang dilakukan oleh profesor ahli kuman Anthony Hilton dari Aston University, Inggris, mengatakan bahwa dari 2.000 orang yang disurvei, 79 persen mengaku bahwa mereka memakan makanan yang jatuh ke lantai.
2. Kuman pasti langsung menyerbu makanan yang jatuh.
Semua orang tahu bahwa makanan yang jatuh pasti mengandung kuman. Mikroorganisme yang terdiri dari bakteri, virus, dan parasit ini akan segera hinggap begitu makanan menyentuh lantai, tanah, dan lain sebagainya.
Pada tahun 2007, Clemson University, Amerika Serikat (AS), sengaja mengadakan studi khusus untuk membahas seberapa banyak kuman yang hinggap di makanan jatuh. Mereka menemukan bahwa jumlah mikroorganisme yang menempel tidak bergantung pada lama makanan berada di sebuah permukaan. Tak peduli apakah makanan tersebut selama 5 detik atau 5 menit.
Buktinya, ketika makanan dijatuhkan ke lantai yang dihinggapi bakteri Salmonella, sekitar 48–70 persen bakteri tersebut langsung berpindah. Jumlah ini tidak berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. Yang memengaruhinya adalah area tempat jatuhnya makanan. Contohnya, tanah dan aspal mengandung lebih banyak kuman daripada lantai rumah dan meja.
3. Tidak semua kuman berbahaya untuk manusia.
Untungnya, tidak semua kuman yang hinggap adalah patogen atau bisa membuat kita sakit. Sebab, ada pula bakteri baik yang diperlukan tubuh, seperti Lactobacillus, probiotik, dan lain sebagainya.
Selain itu, kita juga memiliki sistem imun, "prajurit" yang didesain untuk memerangi patogen. Itulah kenapa banyak orang yang tidak menunjukkan reaksi apa pun setelah makan makanan dari lantai.
Akan tetapi, tetap saja kita tak pernah tahu jenis bakteri apa saja yang hinggap ke makanan. Apalagi, di luar sana lebih banyak bakteri jahat ketimbang yang baik, lho.
Penyakit yang mungkin bisa timbul akibat mengonsumsi makanan yang kotor bermacam-macam. Di antaranya sakit perut, diare, mual, muntah, demam, sakit kepala, hingga tubuh menggigil.
4. Kelompok orang ini harus lebih hati-hati saat ingin makan makanan jatuh.
Kuman-kuman yang hinggap di atas makanan jatuh memang tak selalu membahayakan tubuh kita. Namun, ada beberapa golongan orang yang lebih rentan mengalami gangguan ketika mengonsumsi makanan kotor tersebut. Berikut ini di antaranya:
Kuman-kuman yang hinggap di atas makanan jatuh memang tak selalu membahayakan tubuh kita. Namun, ada beberapa golongan orang yang lebih rentan mengalami gangguan ketika mengonsumsi makanan kotor tersebut. Berikut ini di antaranya:
. Anak-anak terutama yang berusia di bawah 5 tahun.
. Orang lanjut usia.
. Ibu hamil.
. Orang yang memiliki gangguan sistem imun.
5. Kesimpulannya, sebaiknya jangan makan makanan yang sudah jatuh.
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa sebaiknya kita tidak melahap makanan yang sudah jatuh. Alasannya jelas, makanan tersebut tentu telah dihinggapi berbagai jenis kuman. Jika beruntung, mereka bukanlah patogen. Namun jika tidak, kamu bisa sakit.
Mulai sekarang, jangan biasakan aturan "belum 5 menit" lagi, ya!DominoQQ
0 Comments